THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES �

Pages

Rabu, 23 Mei 2012

Aljabar-berbicara


Bentuk aljbar, misal 6x2 + 11, kekurangan tanda sama dengan. Bentuk aljabar membuat pernyataan yang tegas.
Dengan kata lain, sebuah bentuk atau persamaan aljabar membuat sebuah pernyataan yang tegas. Sebuah pernyataan harus mengandung sebuah kata kerja, yang serupa dengan tanda sama dengan dalam persamaan aljabar. Sebagai contoh, kamu bisa mengatakan bahwa 6 + 3 adalah 9. Sebuah pernyataan, misalnya “Mobil senilai $15.000”, bisa menjadi benar atau salah tergantung pada mobil apa yang kamu maksud. Sebuah pernyataan matematika, atau persamaan, misalnya 6x + 1y = 11, membuat pernyataan. Apakah pernyataan tersebut benar atau salah tergantung pada x dan y.

»»  READMORE...

Tingkatan IQ



Tingkatan IQ dapat diklasifikasikan dalam beberapa kelompok berikut :
·         > 140               : Sangat tinggi (Genius)
·         120 – 140        : Tinggi (Superior/Brilian)
·         110 – 120        : Rata-rata Atas (High Average)
·         90 – 110          : Rata-rata (Average)
·         80 – 90                        : Rata-rata Bawah (Low Average)
·         70 – 80                        : Batas Kritis (Boordelin)
·         <70                  : Terbelakang mental (Mentally retarded)
Jika nilai IQ Anda di atas 120 maka dapat dikategorikan sebagai berbakat. Adapun jika di bawah 70 maka terdapat indikasi keterbelakangan mental. Pada anak  yang memiliki tingkatan rata-rata pada IQ-nya, pengembangan mental dan intelektualnya akan berjalan dengan sempurna sebagaimana biasanya, dan akan lebih baik lagi jika diberi stimulan-stimulan yang memacu pertumbuhan aspek kognitifnya.

»»  READMORE...

Tanda plus (+) dan minus (-)


Tanda plus (+) dan minus (-) pertama kali muncul dalam buku, untuk merujuk pada situasi untung dan rugi dalam situasi bisnis –bukan untuk operasi aritmetika. Akan teapi, bahkan sebelum tanda plus dan minus muncul secara formal dalam buku, keduanya sudah digunakan secara umum. Contohnya, tanda plus dan minus dituliskan pada tong-tong barang untuk menujukkan apakah tong-tong tersebut penuh atau tidak.
»»  READMORE...

Sejarah Tanda Sama Dengan



Robert Recorde pertama kali menggunakan tanda sama dengan (=) sekitar pertengahan tahun 1500-an. Dia menulis, “Saya akan menggunakan seperti yang sering saya gunakan, sepasang garis sejajar atau garis Gemowe yang panjangnya sama, yaitu ==, karena tidak ada dua hal yang bisa lebih sama.” Namun, tidak semua ahli matematika langsung menerima tanda sama dengan. Sebagian memilih menggunakan dua garis sejajar tegak lurus. Simbol yang menyerupai a ( dengan “ekor” lebih panjang ) juga popular selama beberapa waktu. Tanda sama dengan baru diterima secara umum pada pertengahan tahun 1600-an.
»»  READMORE...

Negatif



Peradaban Cina awal berperan besar atas banyak ciptaan dan temuan penting. Cina adalah penemu bubuk mesiu, mesin cetak, kertas, dan kompas. Mereka juga mempunyai cara yang baik untuk menangani bilangan negative –jauh sebelum bilangan negative dikenal secara umum. Orang Cina menggunakan dua kumpulan balok –balok merah untuk koefisien positif dan balok hitam untuk koefisien negative. Untuk beberapa alasan, warnanya kemudian dibalik. Sekarang warna merah menunjukkan kerugian atau negatif, sedangkan warna hitam menunjukkan keuntungan atau positif. 
»»  READMORE...